Posts

Sejarah Soekarno Membubarkan Fremasonry di Indonesia

Image
Bercerita soal  Rotary Club , Freemason masuk ke Indonesia ada banyak cerita. Banyak sisi dan banyak hal yang belum terungkap. Pada Februari 1961, lewat Lembaran Negara nomor 18/1961, Presiden Soekarno membubarkan dan melarang keberadaan Freemasonry di Indonesia. Lembaran Negara ini kemudian dikuatkan oleh Keppres Nomor 264 tahun 1962 yang membubarkan dan melarang Freemasonry dan segala derivatnya seperti Rosikrusian, Moral Re-armament, Lions Club, Rotary Club, dan Bahaisme. Sejak itu, loji-loji mereka disita oleh negara. Apa sebenarnya Freemason atau Freemasonry itu? CEO Lippo Group James Riady dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Rotary Club of Jakarta Menteng (RCJM) di Jakarta, Jumat (6/12) malam, mengatakan masyarakat alami hedonisme materialisme. James pimpin Rotary Club di sini. Dalam kaitan ini, cerita Freemason menarik untuk disimak. Organisasi ini adalah merupakan organisasi Yahudi Internasional, organisasi ini merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling ber...

Sejarah Kelam Pembantaian Pecinan Glodok Tahun 1740

Image
Pogrom adalah adalah istilah serangan penuh kekerasan besar-besaran yang terorganisasi atas sebuah kelompok tertentu, etnis, keagamaan, atau lainnya, yang dibarengi oleh penghancuran terhadap lingkungannya (rumah, tempat usaha, pusat-pusat keagamaan, dll.) Kekerasan dalam batas kota Batavia ini berlangsung dari 9 Oktober hingga 22 Oktober 1740, sedangkan berbagai pertempuran kecil terjadi hingga akhir November di tahun yang sama. Quote: Keresahan dalam masyarakat Tionghoa dipicu oleh represi pemerintah dan berkurangnya pendapatan akibat jatuhnya harga gula yang terjadi menjelang pembantaian ini. Untuk menanggapi keresahan tersebut, pada sebuah pertemuan Dewan Hindia (Raad van Indiƫ), badan pemimpin Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), Guberner-Jenderal Adriaan Valckenier menyatakan bahwa kerusuhan apapun dapat ditanggapi dengan kekerasan mematikan. Pernyataan Valckenier tersebut diberlakukan pada tanggal 7 Oktober 1740 setelah ratusan orang keturunan Tionghoa, banyak di a...

Sejarah Malang Pernah Menjadi Markas Kegiatan Freemason?

Image
Klojen itu dulunya kompleks loji, erat dengan freemasonry; lebih dikenal dalam candaan sebagai remason.  Tapi tanpa ada bukti sahih, sulit sekali percaya. Saya sendiri pun waktu itu merasa tak lebih dari sekadar postingan pengisi blog, ikut larut dalam hiruk-pikuk remason a la Facebook. Nyatanya, memang benar seperti itu. Foto berikut yang menjelaskan utak-atik gatuk saya itu. Quote: penjelasan bahwa Klojen memang berasal dari kata Kelojian. Sekadar loji harusnya tidak perlu heboh sedunia karena bisa saja loji sebagai tempat beristirahat, istilah sekarang vila; mengingat Malang tempat yang sejuk dan tenang. Tapi, bagaimana setelah melihat foto di bawah ini?  perhatikan lambang yang sangat familiar itu; jangka dan siku, punya siapa coba? ada yang tau? Gedung apakah itu pada masa kolonial hingga kemerdekaan? Quote: Quote: Klojen. Mendengar nama ini, orang Malang pasti sudah tidak asing lagi. Klojen merupakan nama kecamatan di kota Malang, bersama denga...

Mitos dan Kontroversi Sejarah RA Kartini.

Image
Mengapa setiap 21 April kita memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan? Masih banyak pahlawan wanita Indonesia yang berjuang.  Contoh Cut Nyak Dien, Laksamana Malahayati, Cut Meutia, dll. Kenapa Mesti Kartini saja yang diperingati padahal kalau kita membaca sejarah, banyak juga Pejuang wanita Indonesia yang tidak mau tunduk dengan Belanda (penjajah).  Pada Tahun 2009 Sejarawan yang menamatkan magister bidang sejarah di Universitas Indonesia ini mempertanyakan: Mengapa Harus Kartini? Mengapa setiap 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini? Tentu saja, pertanyaan bernada gugatan seperti itu bukan pertama kali dilontarkan sejarawan. Quote: Pada tahun 1970-an, di saat kuat-kuatnya pemerintahan Orde Baru, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar pernah menggugat masalah ini. Ia mengkrit...

Dokumen Operasi Intelijen 'Argo' yang Dilakukan Oleh CIA

Image
Jauh sebelum "Argo" menjadi karya menegangkan besutan Ben Affleck, ia sudah diulas panjang dalam sebuah majalah teknologi. Kisah itu dikenal sebagai "Canadian Caper", sebuah misi penyelamatan yang dikordinasi CIA dan pemerintah Kanada. Tujuannya membawa pulang enam diplomat AS dari Iran dengan taktik proyek pembuat film fiksi sains sebagai kedok. "Itu benar-benar sebuah operasi nekat dan berani," ujar pakar sejarah mata-mata, H. Keith Melton, salah satu penulis "The Official CIA Manual of Trickery and Deception" sekaligus pemilik koleksi item artefak Argo yang kini tengah dipamerkan. "Kuncinya adalah film. Mereka (para agen yang terjun dalam misi) harus terlihat bersemangat, memproduksi film, memiliki skenario asli, memiliki kantor, memiliki poster dan kru film, orang-orang yang bersiaga untuk menerima telepon, persis seperti proses produksi film asli," ujarnya dalam wawancara dengan Wired. "Artefak-artefak ini adalah barang-b...

Dulu, Ibukota Indonesia Adalah Tokyo

Image
Banjirnya uang dari Jepang, memberanikan tekad Soekarno menjadi tuan rumah Asian Games IV tahun 1962, dengan sebuah stadion raksasa yang dianggap mewah sampai sekarang. Juga menyelengarakan pesta olah raga antara negara berkembang, Ganefo I tahun 1963 (Ganefo hanya sekali dan tak ada kelanjutannya). Hingga 32 tahun berkuasa, Soeharto tak mampu membangun stadion sekelas Senayan di tempat lain, dan juga tak mampu menjadi tuan rumah olahraga internasional yang berbobot, meski mempunyai uang jauh lebih banyak dibanding Soekarno. Quote: Batavia atau Jakarta Telah menjadi kota pusat pemerintahan penjajah Belanda selama ratusan tahun, untuk mencuri apa saja yang bisa diambil dari bumi Indonesia. Tapi, menjelang awal Maret 1942, pemerintahan Hindia Belanda memindahkan ibukota ke Bandung. Bukan karena kota itu lebih sejuk dan nyaman, tapi karena Batavia (Jakarta) sudah dikuasai penguasa baru: Jepang. Bandung jadi penuh sesak oleh pengungsi. Kebanyakan wanita dan anak-anak. Hotel-hote...